Berikut Ciri-ciri Kedurhakaan Se­orang Istri Kepada Suaminya

Ilustrasi Sumber Google
Ciri-ciri kedurhakaan se­orang istri kepada suaminya amat ba­nyak dan beragam bentuknya. Di antara­nya sebagai berikut: istri yang suka mencaci-maki suami, suka memarahi suami, suka mengangkat suara di depan suami, suka membuat suami jengkel, berwajah cemberut di depan suami, menolak ajakan suami untuk berhu­bung­an intim, membenci keluarga suami, tidak mensyukuri (mengingkari) kebaik­an dan pemberian suami, tidak mau mengurusi rumah tangga suami, membantah/ membangkang perintah suami, keluar rumah tanpa izin suami, selingkuh dengan bentuk apa pun, suka berkeluh kesah dan tidak puas dengan penghasil­an suami.

Menjadi istri shalihah adalah ibadah yang cukup banyak namun tergolong ibadah yang paling besar dalam men­jaring pahala ridha Allah SWT, sekaligus merupakan kewajiban yang paling besar yang harus dilakukan setelah kewajiban terhadap Allah SWT dan kepada Nabi SAW. Sebaliknya, ancaman serta peri­ngatan Nabi SAW terhadap istri yang dur­haka kepada suaminya sangat ba­nyak, di antaranya:
“Allah tidak akan melihat seorang istri yang tidak mau berterima kasih atas ke­baikan suaminya padahal ia selalu butuh kepada suaminya.” [HR An-Nasa’i dalam Al-Kubra (9135 & 9136), Al-Bazzar da­lam Al-Musnad (2349), Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (2771)]
“Telah diperlihatkan neraka kepada­ku, kulihat kebanyakan penghuninya adalah perempuan, mereka telah kufur (ingkar)!”

Ada yang bertanya, “Apakah mereka kufur (ingkar) kepada Allah?”

Rasulullah SAW menjawab, “Tidak, mereka mengingkari (kebaikan) suami. Sekiranya kalian senantiasa berbuat baik kepada salah seorang dari mereka sepanjang hidupnya, lalu ia melihat sesuatu yang tidak berkenan, ia (istri durhaka itu) pasti berkata, ‘Saya sama sekali tidak pernah melihat kebaikan pada dirimu’.” 
[HR Al-Bukhari dalam Shahih-nya (29), dan Muslim dalam Shahih-nya (907)].

“Aku mendatangi Rasulullah SAW untuk suatu keperluan.
Beliau bertanya, ‘Siapakah ini? Apakah sudah bersuami?’
‘Sudah,’ jawabku.
‘Bagaimana hubunganmu dengan­nya?’ tanya Rasulullah SAW.
‘Aku selalu mentaatinya sebatas kemampuanku.’

Rasulullah SAW bersabda, ‘Perhati­kanlah selalu bagaimana hubunganmu de­nganya, sebab suamimu adalah sur­gamu, dan nerakamu’.”
[HR An-Nasa’i dalam Al-Kubra (8963), Ahmad dalam Al-Musnad (4/341/no. 19025), dan lainnya]

“Sekiranya aku memerintahkan se­seorang untuk sujud kepada lainnya, nis­caya akan kuperintahkan seorang istri sujud kepada suaminya.”
[HR At-Tirmidzi dalam As-Sunan (1159), dan lainnya].

“Ada dua orang yang shalatnya tidak melampaui kepalanya: budak yang lari dari majikannya sampai ia kembali, dan perempuan yang durhaka kepada sua­mi­nya sampai ia mau rujuk (taubat).”
[HR Ath-Thabarani dalam Ash-Shaghir (478), dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (7330)].

“Ada tiga orang yang shalatnya tidak melampaui telinganya: hamba yang lari sampai ia mau kembali, perempuan yang bermalam sedang suaminya ma­rah kepadanya, dan seorang pemimpin kaum sedang mereka benci kepadanya.”
[HR At-Tirmidzi (360)].

“Jika seorang suami mengajak istri­nya ke tempat tidur lalu sang istri eng­gan, dan suami bermalam dalam keada­an marah kepadanya, para malaikat akan melaknat sang istri sampai pagi.”
[HR Al-Bukhari kitab Bad’ al-Khalq (3237), dan Muslim kitab An-Nikah (1436)].

“Demi (Allah) Yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, seorang istri tak akan memenuhi hak Rabb-nya sampai ia mau memenuhi hak suaminya. Walaupun sua­minya meminta dirinya (untuk ber­jima’) sedang ia berada dalam sekedup, ia (istri) tak boleh menghalanginya.”
[HR Ibnu Majah dalam kitab An-Nikah (1853)].

Semoga apa yang telah saya tulis­kan di sini dari peringatan-peringatan yang disampaikan dalam hadits-hadits Nabi SAW di atas menjadi sebab para istri di zaman ini berubah arah persen­tasenya, sehingga 85% istri itu menjadi istri-istri yang shalihah. Amin ya Rabbal ‘alamin.

Wallahu a’lam bish shawab.

Ditulis oleh : Ustadz Segaf bin Hasan Baharun, M.H.I.
(Fiqhun-Nissa’/majalah-alkisah.com/fiqihmikah.com)

0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Berikut Ciri-ciri Kedurhakaan Se­orang Istri Kepada Suaminya"

Post a Comment

close