Wapimred SCTV: Yang Diblokir Itu Situs Salafi-Wahabi Bukan Situs Islam


WartaIslami.com ~ Wakil Pemimpin Redaksi Surya Citra Televisi (SCTV), Putut Tri Husodo berpandangan tindakan pemerintah memblokir situs-situs yang radikal itu sudah sewajarnya dilakukan karena negara memang harus berperan melindungi warga dan juga melindungi media massa.

“Khusus situs online, negara kita belum punya lembaga otoritatif sehingga inisiatifnya wajar muncul dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Menkominfo. Sekalipun mendapat resiko menerapkan kebijakan tidak popular, termasuk resiko menaikkan popularitas media yang diblokir, tindakan tersebut perlu dilakukan,” jelas Putut saat mengisi acara diskusi Seri Kajian Civic-Islam dengan tema “ISIS: Pemberitaan dan Ideologisasi” di Kantor Penerbit Buku Nuansa Cendekia Bandung, Kamis 02 April 2015.

Sebagaimana diberitakan di berbagai media massa, Jumat, 27 Maret 2015 lalu, BNPT meminta untuk memblokir sejumlah situs web melalui surat bernomor No 149/K.BNPT/3/2015 tentang situs radikal ke dalam sistem blokir Kominfo. Tindakan pemerintah ini oleh sebagian kalangan dianggap terburu-buru, bahkan mengundang polemik luas. Bahkan Hanafi Rais seorang anggota DPR-RI misalnya, mengatakan pemerintah mengalami islamophobia.

Putut menilai adanya kontroversi juga wajar. Masyarakat meragukan apakah tindakan pemerintah sesuai aturan atau tidak karena memang Indonesia belum memiliki lembaga otoritatif terkait dengan pemantauan situs-situs online. Hal ini berbeda dengan radio yang memiliki Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Komisi Penyiaran Daerah (KPID).

“Nah, ke depan supaya tidak menimbulkan polemik dan pemerintah bisa bekerja sesuai hukum sebaiknya anggota DPR juga tidak sekadar mengkritik pemerintah mengalami islamophobia, tetapi lebih memerankan tanggungjawabnya dengan menggarap infrastruktur hukum untuk kepentingan masyarakat dan kepentingan media massa itu sendiri,” ujarnya memberi masukan.

Putut juga mempertegas bahwa yang diblokir pemerintah itu bukan situs Islam, melainkan lebih sebagai situs wahabi-salafi. Sebab menurutnya, kalau situs Islam tentu situs-situs agama seperti milik Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan lain-lain juga diblokir. "Yang diblokir itu situs wahabi-salafi yang sering mengobarkan semangat jihadis itu," tegasnya.

Sekalipun demikian Putut berpesan agar Pemerintah tetap selektif dan hati-hati dalam menentukan konten. “Catatan saya terhadap pemerintah harus hati-hati dalam menilai berita. Harus selektif dan mampu menunjukkan sebuah berita yang benar-benar radikal, menyebarkan permusuhan, kebencian dan seterusnya,” pesannya.

http://www.muslimedianews.com/2015/04/wapimred-sctv-yang-diblokir-itu-situs.html
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Wapimred SCTV: Yang Diblokir Itu Situs Salafi-Wahabi Bukan Situs Islam"

Post a Comment

close