Subhanallah ! Berkah Hujan turun di tengah khusyuknya salat Istisqa di Riau

Subhanallah ! Berkah Hujan turun di tengah khusyuknya salat Istisqa di Riau


WartaIslami.com ~ Kebakaran hutan dan kabut asap telah menimbulkan penderitaan bagi sebagian besar rakyat Indonesia, utamanya di Sumatera dan Kalimantan. Berbagai upaya untuk memadamkan api sudah dilakukan, namun api yang membakar lahan gambut tak kunjung padam.

Kondisi ini membuat sejumlah warga yang beragama Islam berupaya membantu dengan memanjatkan doa kepada Allah Swt. Salah satunya dengan menggelar salat Istisqa secara bersama-sama.

Uniknya, salat yang didirikan oleh sejumlah siswa SMA Tanah Merah di Riau ini seperti mendapatkan berkah. Hujan deras langsung mengguyur jemaah yang sedang khusyuk memanjatkan doa kepada sang khalik.

Gambaran tersebut terekam dalam kamera milik seorang pengguna Facebook Icoet Manessa. Usai diunggah, foto-foto tersebut mendapatkan respon beragam dari sejumlah netizen.

"Alhamdulillah, hujan turun saat pelaksanaan salat Istisqa," tulisnya.

Foto tersebut diunggah pada Selasa (27/10) kemarin. Banyak yang mengaku terharu saat melihatnya.

"Subahannallah, netes air mata aku liatnya kakak Icoet Manessa," tulis Lala Dila.

Sumber : merdeka.com
Karena Menolak Wahabi, Ustadz Solmed dituduh Syiah

Karena Menolak Wahabi, Ustadz Solmed dituduh Syiah


WartaIslami.com ~ Gara-gara membuat pernyataan di Twitter, ustadz kondang yang kerap berceramah di stasiun televisi nasional, Ustadz Sholeh Mahmoed atau Ustadz Solmed dituding sebagai Syiah.

Penudingnya adalah pemilik akun Nasrulloh atau @anasabuabdillah yang mengunggah foto ustadz yang juga Ketua Umum Manhajus Sholihin berdiri di atas mimbar bergambar bendera Iran sembari menudingnya sebagai Syiah.

“Nah! “@Just_Ab1: Kok bilang siap2 dituduh #Syiah ya @SholehMahmoed, bukannya ini gambar ente ngisi acaranya #Syiah?,” tuding Nasrulloh.

Terkait dengan tudingan Nasrulloh yang menyebut Solmed sebagai penganut Syiah bermula dari kicauan Solmed tentang “Darurat Wahabi” di Twitter.

“#.INDONESIA DARURAT WAHABI ( siap-siap dituduh Syiah ),” tulis Solmed.
Lebih lanjut di Twitterny,a Solmed menyatakan tempat Wahabi bukan di Indonesia. ” 1.INDONESIA DARURAT WAHABI (siap-siap dituduh Syiah).Tempat wahabi bkn di Indonesia. Indonesia itu tanah Ahlu sunnah bkn tanah Ahlu fitnah,” tulisnya.

Selain itu Solmed juga mengajak untuk berhenti bertikai dan meminta tidak mencampuri keyakinan pihak lain. “Mulai sekarang stop dah pertikaian,tinggal jalanin aja faham yg udah kita dapet dari guru kita & jngn usil ama faham lain dlm urusan Furu'”

Perihal foto di atas mimbar berbendera Iran yang sudah beredar secara viral itu, Solmed membuat klarifikasi. Ia beralasan, foto tak bisa membuktikan atas fahamnya seseorang.
Dirinya menyebut hal itu sebagai fitnah. Kepada para pemfitnah, Solmed berpesan agar fitnah jangan dijadikan sebagai jalan perjuangan.

Sumber : muslimoderat.com


Malaikat dibuat bingung oleh Mbah "Bisri Mustofa"

Malaikat dibuat bingung oleh Mbah "Bisri Mustofa"


WartaIslami.com ~ Kiyai Bisri Mustofa ingin, saat memasuki alam akhirat nanti dalam keadaan benar-benar siap. Karena itu beliau “merancang macam-macam skenario” untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Diantaranya adalah skenario apabila malaikat mencegatnya di pintu sorga.


MALAIKAT : Sampeyan nggak bisa masuk!

KIYAI BISRI : Kenapa?

MALAIKAT : Sorga ini disediakan untuk muttaqin… sampeyan tidak termasuk.

KIYAI BISRI : (Garuk-garuk kepala) Waduhh…

MALAIKAT : Sekarang sampeyan saya bawa ke neraka!

KIYAI BISRI : Lho! Lho! Lho! Nanti dulu… nanti dulu… saya ini kiyai je!

MALAIKAT : Nggak perduli! Kalau nggak bisa ke sorga ya berarti ke neraka! Nggak ada tempat lain!

KIYAI BISRI : Nanti dulu… nanti dulu… sareh… Ya saya akui kalau sorga ini disediakan untuk muttaqin… saya juga ngrumangsani kalau saya ini belum… Yah… gimana lagi… tapi ya jangan grusa-grusu begitu to! Dirembug dulu… dirembug dulu… sama teman sendiri itu dirembug dulu… gimana baiknya gitu lho!

MALAIKAT : Dirembug dirembug gimana?

KIYAI BISRI : Begini lho… kalau sekarang saya sampeyan cegati ya sudah… saya trimo… tapi ‘kan sampeyan tahu, ada satu hak saya yang belum dikasihkan…

MALAIKAT : Hak apa lagi?

KIYAI BISRI : Hak berkumpul dengan guru saya, Kiyai Kholil Harun.

MALAIKAT : Lha kok bisa?

KIYAI BISRI : Ya bissa to! Saya ini dari kecil kehilangan bapak… terus dipelihara guru saya. Tadinya bodoh, dipinterkan… malah akhirnya dijadikan menantu…

MALAIKAT : Nggak ada urusan! Itu bukan jaminan!

KIYAI BISRI : Lho bukan gitunya… tapi saya ini ‘kan terus mencintai guru saya!

MALAIKAT : Memangnya kenapa kalau sudah gitu?

KIYAI BISARI : Lha kalau cinta ya kumpul to!

MALAIKAT : Kata siapa?

KIYAI BISRI : Welllhooo… ya Kanjeng Nabi to! Yuhsyarul mar-u ma’a man ahabb… masak sampeyan nggak tahu?

MALAIKAT : (pikir-pikir) Ya sudah… sekarang dimana guru sampeyan?

KIYAI BISRI : Ya ayo… kita cari…

Maka didapatilah Kiyai Kholil Harun sedang duduk-duduk dengan banyak orang di sebuah taman yang luas dan indah sekali dan diantara orang-orang itu ada sosok yang berpendar-pendar cahayanya menyilaukan mata…

KIYAI BISRI : Lha itu apa!

MALAIKAT : Mana?

KIYAI BISRI : Itu yang guwagah ngguwantheng itu!

MALAIKAT : Yang disitu semuanya gagah-gagah nggantheng-nggantheng gitu…

KIYAI BISRI : Ck… iittu lhooo yang sedang jagongan sama Kiyai Abdul Muhaimin Lasem, sama Kiyai Hasyim Asy’ari, sama Syekh Umar Hamdan…

MALAIKAT : Terus sampeyan maunya kumpul disitu gitu?

KIYAI BISRI : Lha iyya to? Hak je… hak je!

MALAIKAT : Itu kan sorga?

KIYAI BISRI : Ya gimana lagi… bejanya awak saya…. Bukannya saya minta sorga lho iniii! Enggak lhooo! Saya cuma minta kumpul guru saya lho! Cuma minta hak saya lhooo! Gimana?

MALAIKAT : (Garuk-garuk kepala) Ya sudah ya sudah… sana…

(Catatan: Skenario ini disadur dari transkrip salah satu ceramah pengajian Kiyai Bisri Mustofa)

Khusushon Mbah Bisri, Al-Faatihah

Sumber : fahmialinh.wordpress.com
Tantangan KH. Said Aqil Siraj Kepada yang Menuduh beliau syiah

Tantangan KH. Said Aqil Siraj Kepada yang Menuduh beliau syiah


WartaIslami.com ~ Ada yang lupa saya ceritakan dari forum muktamar NU kemarin. Ketika rapat mediasi antar pimpinan PWNU dan PBNU untuk mengatasi kebuntuan pembahasan tatip pasal 14 tentang pimpinan sidang , secara terbuka Ketum PBNU Prof. Dr. KH Said Agil Siraj mengklarifikasi tuduhan syiah kepadanya dan siap menantang bersumpah mubahalah ( laknat Allah ) atas dia beserta seluruh anak istri dan keluarganya manakala ia menganut faham syiah , sesuai firman Allah :

 فَمَنْ حَاجَّكَ فِيهِ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنْ الْعِلْمِ فَقُلْ تَعَالَوْا نَدْعُ أَبْنَاءَنَا وَأَبْنَاءَكُمْ وَنِسَاءَنَا وَنِسَاءَكُمْ وَأَنْفُسَنَا وَأَنْفُسَكُمْ ثُمَّ نَبْتَهِلْ فَنَجْعَلْ لَعْنَةَ اللَّهِ عَلَى الْكَاذِبِينَ.

 Kemudian sesiapa yang membantahmu mengenainya sesudah kamu beroleh pengetahuan yang benar, maka katakanlah kepada mereka: “Marilah kita menyeru anak-anak kami serta anak-anak kamu, dan perempuan-perempuan kami serta perempuan-perempuan kamu, dan diri kami serta diri kamu, kemudian kita memohon kepada Allah dengan bersungguh-sungguh serta kita meminta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang berdusta.” [‘Ali Imran 3:61]

~Ahmad Fahrur Rozi (Saksi Mata)~
LBM MHM Lirboyo / ahmad.f.rozi / Muslimedianews.com
Inilah wujud kekesalan Ustadz Solmed Kepada "Wahabi" yang sering memfitnah aswaja

Inilah wujud kekesalan Ustadz Solmed Kepada "Wahabi" yang sering memfitnah aswaja


Wartaislami.com ~ Beberapa hari terakhir ini, Ustadz Sholeh Mahmoed Nasution atau yang dikenal dengan nama Ustadz Solmed begitu vokal menyuarakan pemikirannya tentang Wahabi di Indonesia. Hal ini dapat kita lihat melalui akun Twitternya di alamat @SholehMahmoed. Dalam kultwit terbarunya tertanggal 23 Oktober 2015, Ustadz Solmed menuliskan twit yang berjudul “Indonesia Darurat Wahabi“.

Sebelumnya Ustadz Solmed juga telah menuliskan kicauannya yang berhubungan dengan permasalahan Syiah vs Wahabi di Indonesia. Menurutnya Syiah dan Wahabi itu seperti kotoran unta yang dibelah dua, sebagaimana beliau kutip dari perkataan Imam Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad rahimahullah (wafat: 1.132H) dalam kitab “Tatsbiitul Fu-aad”. Ustadz Solmed juga menjelaskan bahwa saat ini Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) di tanah air ingin diajak oleh Syiah dan Wahabi terlibat konflik perseteruan mereka. Beliau pun mengingatkan umat Islam akan bahaya Syiah yang gemar melakukan taqiyyah dan Wahabi yang gemar melakukan fitnah yang dapat memecah belah persatuan ummat. Kemudian, beliau pun mengajak umat Islam untuk bersatu, dapat saling menghargai perbedaan dan tidak membesar-besarkan persoalan khilafiyah di tengah ummat, serta jangan biarkan perang saudara terjadi di negeri ini.

Berikut adalah kultwit Indonesia Darurat Wahabi oleh Ustadz Solmed (@SholehMahmoed):


  1. INDONESIA DARURAT WAHABI (siap-siap dituduh Syiah). Tempat wahabi bukan di Indonesia. Indonesia itu tanah Ahlussunnah bukan tanah Ahlu fitnah.
  2. Silahkan melakukan amal dari ajaran dan tafsiran gurumu tapi tak perlu kau hina orang yang beda amalan denganmu.
  3. Kau fitnah yang tahlil dengan BID’AH. Kau fitnah yang ziarah qubur & berdoa kepada Allah di sana dengan SYIRIK. Perayaan maulid kau tuduh KELUAR SUNNAH.
  4. Silahkan gunakan tafsiranmu untuk ibadahmu, jangan kau jadikan tafsirmu untuk menghina, mencaci & memaki saudaramu yang tidak sejalan denganmu.
  5. Jangan menjadi virus perpecahan di tengah Ummat. Jangan kau tarik perang saudara & kepentinganmu di Timur Tengah ke tanah pertiwi kami Indonesia.
  6. Kuatkan persatuan, perhatikan kepada siapa anak kita mengaji, tanya anak kita apa yang diajarkan gurunya kepada dia. Waallahul Musta’aan.
Oleh: Ustadz Sholeh Mahmoed Nasution, dalam akun Twitternya @SholehMahmoed, 23 Oktober 2015.

Sumber : elhooda.net
close
Banner iklan disini