Di San Fransisco Presiden Jokowi Ajak Twitter Sebarkan Toleransi dan Perdamaian


Wartaislami.com ~ Presiden Joko Widodo mengajak twitter untuk ikut sebarkan pesan toleransi dan perdamaian dunia. Hal ini dikatakan Jokowi dalam akun twitter-nya. Dia menuliskan pesan itu saat bertemu dengan CEO Twitter Jack Dorsey.

“Saya mengajak @Twitter ikut sebarkan pesan toleransi dan perdamaian dunia,” demikian twit Jokowi ketika mengunjungi Kantor Twitter di San Fransisco Rabu 17 Februari 2016 melalui siaran pers Tim Komunikasi Presiden, Kamis 18 Februari 2016.

Dalam pertemuan dengan CEO Twitter, Jack Dorsey, Presiden Jokowi juga melihat peran penting Twitter dalam demokrasi digital.

“Saya sambut baik peran Twitter sebagai salah satu platform media penting dunia yang menyebarkan berbagai nilai positif bagi masyarakat seperti nilai demokrasi dan good governance” katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan harapan agar Twitter dapat meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dalam menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan. Ia mencontohkan dalam kebencanaan atau disaster response dan menguatkan penyebaran pesan toleransi, moderasi, dan perdamaian.

Pada KTT AS-ASEAN di Sunnylands pada 15-16 Februari 2016, Presiden telah menyampaikan gagasannya untuk memanfaatkan media sosial dalam menghadapi ekstrimis dan teroris. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa penyebaran paham ekstrimis dan ajakan bergabung dengan FTF banyak dilakukan melalui media sosial.

“Oleh karena itu, kita harus bekerja sama dengan media sosial dalam menyebarkan perdamaian dan toleransi sebagai counter narasi,” kata Presiden.

Hal ini selanjutnya disampaikan lagi Presiden saat berkunjung ke Silicon Valley. Dengan mengusung tema `Indonesia Digital Initiative: Empowering Leaders of Peace, ajakan ini juga disampaikan lagi kepada CEO twitter di San Fransisco, AS.

Source: www.satuislam.org

0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Di San Fransisco Presiden Jokowi Ajak Twitter Sebarkan Toleransi dan Perdamaian"

Post a Comment

close