Islam , Agama Anti Pengangguran


Wartaislami.com ~ Sebagian orang menuduh agama sebagai candu yang melenakan pengikutnya. Agama membuat manusia menjadi malas karena yang dipikirkan hanyalah kehidupan akhirat. Agama menghilangkan semangat manusia untuk mencari dunia karena cukup dengan bertawakal mereka akan mendapat segalanya. Benarkah demikian?

Benarkah Islam mendorong pengikutnya untuk menganggur dan bermalas-malasan?

Allah berfirman,

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ -٧-

“Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).”
(Asy-Syarh 7)

Kehidupan di dunia ini tak pernah beristirahat, waktu tak pernah berhenti walau sejenak. Malam berganti siang, siang berganti malam sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Manusia hidup di bumi yang selalu berputar tanpa henti, maka ia harus selalu bergerak untuk bertahan.

Manusia tidak boleh berhenti, ia harus selalu menyambung kegiatan dan pekerjaannya dengan kegiatan baru. Ketika satu selesai, maka kegiatan baru harus dimulai. Jika tidak, manusia akan terjatuh.

Hidup ini bagaikan menaiki sepeda, jika berhenti mengayuh maka sepeda itu akan terjatuh. Bergerak dan berbuat lah !

Namun ingatlah, setelah Allah menyuruh menusia untuk selalu berbuat dan bekerja, Dia melanjutkan firman-Nya,

وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ -٨-

“Dan hanya kepada Tuhan-mulah engkau berharap.”
(Asy-Syarh 8)

Kita diperintahkan mengisi waktu dengan beramal dan berbuat, namun semua perbuatan itu harus kita niatkan hanya untuk Allah dan tetap berada pada jalur yang direstui-Nya. Karena hanya kepada-Nya kita berharap.

Masihkah kita berpikir bahwa Islam mendukung pengangguran?

“Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).”

Source: www.khazanahalquran.com


0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Islam , Agama Anti Pengangguran"

Post a Comment

close