Mengharukan Air Mata dan Khotbah Jumat Terakhir di Kalijodo


Wartaislami.com ~ Azan berkumandang di Masjid Nurul Hasanah, jalan Kepanduan II, Kalijodo Penjaringan Jakarta pada Jumat, 26 Februari 2016. Pertanda ibadah salat Jumat dimulai. Ratusan warga di Kalijodo dan sekitarnya pun bergegas mengambil air wudhu dan pergi ke masjid.

Di dalam masjid jamaah yang rata-rata berusia 35 tahun ke atas itu khidmat menyimak ceramah oleh sang khotib, Ustaz Rosfiudin (43 tahun). Tema ceramah yang dibawakan Rosfiudin kali ini adalah: Tiga Ahli Surga.



Dalam ceramahnya, Ustaz Rosfiudin menyebut ada tiga golongan yang berhak masuk surga. Tiga golongan itu adalah: pemimpin yang adil dan baik, seorang muslim yang menyayangi sesamanya dan orang miskin yang menjaga harga dirinya.

Sebelum mengakhiri ceramahnya ustaz Rosfiudin sempat mengucapkan kata-kata perpisahan bagi warga Kalijodo. Perpisahan yang diucapkan dengan suara bergetar ini, disambut tangis sebagian besar jamaah.

“Pemimpin yang baik melakukan kebijakannya tanpa menimbulkan air mata. Artinya dapat merangkul, konsolidasi yang baik, bisa melakukan pembicaraan yang baik kepada warga,” kata Rosfiudin dalam ceramahnya.

Salat Jumat hari ini, kata Rosfiudin, adalah ibadah terakhir di Masjid Nurul Hasanah. “Ini merupakan pertemuan terakhir, keputusan, kebijakan pemerintah itulah yang terjadi. Dimana para jamaah untuk tempat kita beribadah sama saja,” sambung dia.

Selepas salat Jumat, jamaah kembali ke rumah masing-masing. Sebagian jamaah tampak bersalaman sambil berangkulan, mereka berharap silaturahmi tak terputus meski Kalijodo digusur.

Di antara jamaah yang nampak haru, ada empat jamaah remaja yang meninggalkan masjid sambil berdendang, “Selamat tinggal Kalijodo…selamat tinggal masa lalu, ha..ha..ha,”

Rencananya Senin, 29 Februari 2016 pekan depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggusur permukiman di Kalijodo. Selanjutnya kawasan itu akan dijadikan ruang terbuka hijau.

Source: www.detik.com




0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Mengharukan Air Mata dan Khotbah Jumat Terakhir di Kalijodo"

Post a Comment

close