Salah Ambil Toples


Wartaislami.com ~ Seorang santri, sebut saja namanya Tholib, dipanggil untuk menghadap kiainya. Karena mungkin merasa sungkan jika sowan sendirian, akhirnya Tholib mengajak seorang santri senior.

Sesampainya di kediaman pengasuh, Tholib disuruh kiayinya membuatkan teh.<>

Kiai: "Kang, gaweo dewe teh nang dapur mburi!" (Kang, silahkan membikin teh sendiri di dapur belakang).

Tholib: "Njeh yai." (Iya kiai).

Setelah teh siap dihidangkan, Tholib membawanya ke ruang tamu. Merasa ada yang kurang di meja lantaran hanya ada beberapa gelas berisi teh, lantas sang Kiai menyuruh Tholib untuk mengambil kue di dapur juga.

Kiai: "Kang, nek ono jajanane, jukuken toples nang dapur!" (Kang, kalau ada kue, ambil saja toples di dapur).

Tholib: "Njeh yai." (Iya kiai).

Begitu sampai di dapur. Tholib menjumpai sebuah toples di dapur dan langsung mengambilnya, tanpa memastikan isi yang ada di dalamnya.

Sembari meletakan toples di meja, tanpa basa-basi Tholib langsung membuka tutup toplesnya

Tholib: "Niki yai jajanipun." (Ini kiai, kuenya)

Sambil terkekeh-kekeh, kiai mengatakan: "Ealaahh, Lib, gereh kok yo disuguhke lhoo!" (Ikan asin kok disuguhkan.)

Tholib tak bisa berkata-kata lagi. (Anwar)

Seorang santri, sebut saja namanya Tholib, dipanggil untuk menghadap kiainya. Karena mungkin merasa sungkan jika sowan sendirian, akhirnya Tholib mengajak seorang santri senior.

Sesampainya di kediaman pengasuh, Tholib disuruh kiayinya membuatkan teh.<>

Kiai: "Kang, gaweo dewe teh nang dapur mburi!" (Kang, silahkan membikin teh sendiri di dapur belakang).

Tholib: "Njeh yai." (Iya kiai).

Setelah teh siap dihidangkan, Tholib membawanya ke ruang tamu. Merasa ada yang kurang di meja lantaran hanya ada beberapa gelas berisi teh, lantas sang Kiai menyuruh Tholib untuk mengambil kue di dapur juga.

Kiai: "Kang, nek ono jajanane, jukuken toples nang dapur!" (Kang, kalau ada kue, ambil saja toples di dapur).

Tholib: "Njeh yai." (Iya kiai).

Begitu sampai di dapur. Tholib menjumpai sebuah toples di dapur dan langsung mengambilnya, tanpa memastikan isi yang ada di dalamnya.

Sembari meletakan toples di meja, tanpa basa-basi Tholib langsung membuka tutup toplesnya

Tholib: "Niki yai jajanipun." (Ini kiai, kuenya)

Sambil terkekeh-kekeh, kiai mengatakan: "Ealaahh, Lib, gereh kok yo disuguhke lhoo!" (Ikan asin kok disuguhkan.)

Tholib tak bisa berkata-kata lagi. (Anwar)





Sumber :nu.or.id
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Salah Ambil Toples"

Post a Comment

close