Ah, Ih, Uh Bacaanya Intaha


Dengan metode sorogan, satu persatu santri membaca kitab fiqih, Fathul Mu'in karya Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibary di hadapan kiai. Hampir semua santri lancar bacanya.

Tiba giliran Otong, kiai mengamati betul pergerakan bibir santri kesayangannya ini.

"Kenapa berhenti Tong?" tanya Kiai.

"Anu....ini kiai ada lafal اهے (ditulis dengan huruf alif dan ha), saya harus baca apa ya kiai?“ tanya Otong sambil gemetar

"Coba kamu baca dulu Tong!" perintah Kiai.

Otong pun membacanya dengan bacaan 'IH'

Kiai mengetuk meja dengan kayu, 'Tok'. Tanda bacaan Otong keliru.

Otong membaca lagi, 'AH'.

Suara tok kembali terdengar.

Otong coba lagi dengan bacaan lain,  'UH'. Terdengar lagi suara tok.

Akhirnya Otong mencoba dengan bacaan 'AH IH UH'

"Intaha (انتهى)  Tong," jelas Kiai Kampung.

Otong disuruh mundur oleh kiai, dan itu menandakan ia harus mengulangi bacaannya besuk.

(Ahmad Rosyidi) via nu.or.id
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Ah, Ih, Uh Bacaanya Intaha"

Post a Comment

close