Inilah Tafsir Gerhana ala Emha Ainun Najib


Wartaislami.com ~ Gerhana matahari terjadi ketika matahari ditutupi oleh bulan. Sementara gerhana bulan terjadi ketika bulan ditutupi oleh bumi.

Bagi Emha Ainun Najib (Cak Nun), hal ini unik karena fokus penyebutan ternyata pada yang ditutupi, bukan pada yang menutupi. Orang-orang menyebut "gerhana matahari" meskipun yang menutupi adalah bulan.

"Yang disebut oleh sejarah dan ilmu pengetahuan adalah yang ditutupi bukan yang menutupi. Jadi matahari adalah objek sedangkan rembulan adalah subjek," katanya saat tampil bersama grup musik Kiai Kanjeng di kawasan Pantai Terentang, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, Selasa (8/3) malam.

Cak Nun lalu menafsirkan bahwa yang dicintai oleh Allah adalah yang ditutupi, yang dikenang oleh sejarah secara abadi adalah mereka yang ditindas dan dianiaya. Sementara yang menutupi, yang menganiaya dan menindas, akan mengalami kehancuran.

"Sayyidina Ali bin Abi Thalib berkata, kun madhlûman wa lâ takun dhâliman. Kalau harus memilih, jadilah orang yang dianiaya jangan jadi orang yang menganiaya. Jadilah orang yang ditutupi jangan jadi orang menutupi," paparnya pada acara malam penyambutan gerhana matahari total itu.

Di hadapan ribuan hadirin, Cak Nun juga mengajak warga dan Pemerintah Daerah setempat untuk tidak menjadikan paristiwa sebagai tujuan utama momen gerhana. Menurutnya, tujuan primer dari fenomena gerhana adalah meningkatkan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

"Mari memperpanjang ruku', memperpanjang sujud. Artinya, memperpanjang kontemplasi kita kepada Allah subhânahu wata'âlâ," serunya.

Cak Nun melantunkan lagu-lagu dan shalawat di atas panggung bersama istrinya, Novia Kolopaking, disaksikan para pejabat Kabupaten Bangka Tengah. Menjelang gerhana matahari total, Rabu (9/3) pagi, kawasan Pantai Terentang yang disulap mirip pasar dan arena pameran menyedot ribuan pengunjung dari berbagai daerah. (Mahbib) via nu.or.id
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Inilah Tafsir Gerhana ala Emha Ainun Najib"

Post a Comment

close