Kelompok Radikal Abu Sayyaf Culik 10 WNI, Panglima TNI Atur Pembebasan

Wartaislami.com ~ Sepuluh awak kapal tunda asal Indonesia diculik kelompok garis keras Abu Sayyaf di Filipina pada akhir pekan lalu, kata pejabat di Manila, Senin.

Dua pejabat militer Filipina mengatakan kelompok garis keras itu menuntut sejumlah uang tebusan, yang dirahasiakan dari pemilik perahu. Pejabat itu menolak disebutkan namanya karena tidak berwenang berbicara kepada media, lapor Reuters.

Kesepuluh orang itu mengawaki kapal tunda Taiwan milik swasta dalam perjalanan dari Jakarta ke Manila ketika dibajak di dekat perbatasan Malaysia.

Para awak kapal itu berhasil menghubungi perusahaan mereka untuk memberitahu bahwa mereka dibajak, tapi tempat tepat pembajakan itu belum diketahui, kata pejabat.

Pejabat Indonesia mengatakan menyelidiki kejadian itu, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Abu Sayyaf, yang dikenal dengan penculikan, pengayauan, pengeboman, dan pemerasan, adalah salah satu kelompok garis keras di Filipina selatan.

Komando Pasukan Katak – Kopaska TNI AL


Panglima TNI Atur Pembebasan WNI yang Diculik
Sementara itu Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Ade Supandi, menyampaikan kapal-kapal perang yang akan dikerahkan untuk pembebasan WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf telah disiapkan. Panglima TNI yang mengatur operasi pembebasan sandera itu.

“Untuk pembebasan (WNI), panglima TNI yang mengatur, semua ada konsepnya. Pasukan elit sudah disiagakan,” kata dia, di Padang, Sumatera Barat, Rabu (30/03).

Sebelumnya Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, mengatakan, Markas Besar TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah Filipina dalam upaya pembebasan 10 WNI yang disandera oleh perompak kelompok Abu Sayyaf.

“Seperti telah disampaikan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, prioritas kita adalah menyelamatkan warga negara,” katanya.

Menurut Nurmantyo, berdasarkan pemantauan dan koordinasi dengan tim dari Filipina, lokasi mereka ada di Filipina. “Mereka sudah tahu lokasinya, nanti setiap saat saya koordinasi, monitor, kemudian saya hanya menyampaikan apapun yang diperlukan pemerintah Filipina, kami siap,” kata dia.

Sumber: AntaraNews
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Kelompok Radikal Abu Sayyaf Culik 10 WNI, Panglima TNI Atur Pembebasan"

Post a Comment

close