Ribuan Orang Iringi Pemakaman Rais Syuriyah PCNU Bogor


Ribuan orang mengantarkan Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, KHR Mukhtar Royani, Rabu (14/4) pagi. KH Mukhtar Royani menghembuskan nafas terakhirnya di rumah duka, Selasa (13/4) pukul 17.30, dalam usia 83 tahun. Jenazahnya dimakamkan di peristirahatan terakhirnya, di komplek makam keluarga Pesantren Riyadhul ‘Aliah, Kampung Cisempur, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

“Keluarga Besar NU Bogor sangat kehilangan sosok pejuang tulus. Beliau mengorbankan apapun untuk kepentingan jamiyah dan jamaah NU. Saya tahu beliau tidak pernah mengambil keuntungan dari perjuangannya,” ujar aktivis NU Bogor, Edwin Sumarga.

Menurut dia, berbagai kemajuan yang dicapai NU Kabupaten Bogor dalam beberapa dekade terakhir, tidak dapat dilepaskan dari kontribusi besar KH Mukhtar Royani. “Kami mendo’akan agar semua amal ibadah dan kebaikannya ditetima Allah SWT,” ungkap amnggota DPRD Kabupaten Bogor ini.

Edwin berharap, apa yang diwariskan almarhum bagi NU dan Nahdliyin Bogor dapat terus dijaga dan dikembangkan demi kemajuan NU di “bumi Pakuan Pajajaran”.

Dia juga mengutarakan, lebih dari separuh masa hidup sosok kiai kharismatis “diwakafkan” untuk kepentingan NU. Ia tercatat mengemban amanah sebagai Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Bogor selama lima periode alias sekitar 21 tahun terakhir. Satu periode kepengurusan di lingkungan NU berlangsung selama lima tahun. Pada konferensi terakhir PCNU Kabupaten Bogor, 2015 lalu, kiai yang akrab disapa “Ajengan Mumu” ini kembali terpilih sebagai Rais Syuriyah masa bakti 2015-2020.

Kiai Mukhtar Royani tercatat pula sebagai A’wan (dewan pakar) PBNU hasil Muktamar ke-33 NU di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, 2015. Selain itu, sehari-hari Kiai Mukhtar membina ratusan santri yang menimba ilmu di Pesantren Riyadhul Aliah, yang dirintis keluarganya.

Wakil Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Bogor, Kiai Ahmad Ikrom menambahkan, almarhum merupakan sosok yang sangat peduli dan total dalam mengabdi kepada NU dan warga Nahdliyin.

“Beliau sebagai guru dan teladan bagi generasi muda NU Bogor. Sejak muda hingga ajal menjemput sangat konsen dalam mengembangkan NU. Tidak ada kata lelah dalam berjuang. Penyakit atau usia tidak membatasi totalitas dedikasi kepada NU,” tegasnya. Kiai Mukhtar, lanjut Ikrom, nyaris tidak pernah kehilangan semangat atau kehabisan energi dalam membangun NU Bogor. Beliau sebagai teladan bagi generasi muda NU.

Berbagai pihak menyampaikan belasungkawa atas kepergian KH Mukhtar Royani. Sejumlah karangan bunga terpampang di depan kediaman duka, antara lain berasal dari Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin, Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar, Bupati Bogor Nurhayanti, dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Jaro Ade. (Ahmad Fahir/Fathoni) via nu.or.id

0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Ribuan Orang Iringi Pemakaman Rais Syuriyah PCNU Bogor"

Post a Comment

close