Mbah Maimoen Ingatkan Pentingnya Menjunjung Bangsa dan Negara


Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair (Mbah Maimoen) mengingatkan kepada rakyat Indonesia akan pentingnya menjunjung dan menjaga keutuhan bangsa dan negara. Hal ini mengingat kerap kali ditemukan orang atau kelompok orang yang terus berupaya memecah belah bangsa dan menganggu stabilitas negara dengan tindakan teror.

Ironisnya, sentimen SARA sering dihembuskan sebagai pemicu efektif terhadap kekacauan yang selama ini terjadi. Lain daripada itu, membawa-bawa agama dalam kepentingan politik juga menambah daftar kegagalpahaman sebagian kelompok dalam memaknai dasar negara Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan segala penguatnya.

“Pada masa sekarang ini, sudah tidak ada khalifah. Tidak ada negara Islam. Semuanya negara nasional,” tegas Mbah Maimoen seperti dilansir Majalah Nahdlatul Ulama AULA edisi November 2016.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah ini menjelaskan, kalau dulu pada saat musim haji semua memakai bendera Islam, sekarang tidak. Mereka membawa bendera nasional, yakni bendera negara masing-masing.

“Misalnya di Amerika, tidak pakai simbol keislaman Amerika, yang ada simbol negara Amerika. Begitu juga dengan jemaah haji Indonesia, yang mereka bawa adalah bendera merah putih,” terang kiai yang kini telah berusia 88 tahun itu.

Pada era sekarang, menurut Mbah Maimoen, kalau bangsa dan negaranya tidak dijunjung, maka akan runtuh. Kebesaran Indonesia harus diiringi dan disesuaikan dengan ruh-ruh kebaikan agama yang mewarnai tradisi dan budaya sebagai identitas bangsa.

“Saat ini, kita harus menjunjung bangsa ini. Nabi Muhammad sendiri menjunjung bangsa Arab, karena Nabi berbangsa Arab sehingga Arab menjadi penguasa dan panutan bangsa-bangsa lain,” tutur Ulama kelahiran Rembang, 28 Oktober 1928 ini.

Menurut Mbah Maimoen, Tanah Air adalah pusat mempersatukan bangsa sekaligus kebesaran Islam. Ulama-ulama terdahulu sangat menjunjung tinggi bangsa ini. Sebelum NU berdiri, terlebih dahulu ulama pesantren mendirikan Nahdlatul Wathan (Kebangkitan Tanah Air), Syubbanul Wathan (Pemuda Cinta Tanah Air), Nahdlatut Tujjar (Kebangkitan Perdagangan).

“Kenapa perdagangan? Karena itu akan menjadi pusat ekonomi. Dulu Nabi mengubah Bangsa Arab menjadi kebangkitan perdagangan, bukan negara pertanian atau negara industri,” tandas Mbah Maimoen. (Fathoni)

Sumber : nu.or.id
4 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

4 Responses to "Mbah Maimoen Ingatkan Pentingnya Menjunjung Bangsa dan Negara"

  1. Hot Promo Bonus POKERVITA :
    * DEPOSIT MINIMAL 10000
    * WITHDRAW MINIMAL 25000
    * BONUS CASHBACK 0.5 % SETIAP SELASA
    * BONUS CASHBACK SETIAP HARI
    * FREECHIP setiap hari
    Kelebihan POKERVITA :
    * Proses deposit dan withdraw
    * Layanan Customer Service 24 Jam
    * Dapat dimainkan di ANDROID dan IPHONE
    Agen Poker Terpercaya
    BONUS CASHBACK
    Contact Us Person :
    ? LIVECHAT P`O`K`E`R`V`1`T`A
    ? WA: 082312256064
    ? BBM : D88B0154

    ReplyDelete
  2. Bolavita Promo Spesial Piala Dunia 2018 Bonus Cash Back Hingga 15% Untuk Semua Member kami.!

    Untuk Info Lebih Langkap Silakan Hubungi Kami Di :

    whatup : +6281377055002
    Wechat : Bolavita
    Line : Cs_bolavita
    BBM: D1A1E6DF (FULL) & D8DB1C57 (FULL) & BOLAVITA(NEW)

    ReplyDelete
  3. Mari Bergabung bersama kami di P0KERV1TA
    Mengapa anda harus memilih kami.?
    Kami adalah Agen P`0`K`E`R` Terpercaya P0KERV1TA

    ~ Deposit ringan , hanya Rp 10.000
    ~ Menggunakan Bank Lokal ( BCA , Mandiri , DANAMON , BNI & BRI )
    ~ Bonus yang menarik
    ~ 100% Terpercaya
    ~ Bonus Cashback Setiap Hari
    Contact Us Person :
    ? LIVECHAT P`0`K`E`R`V`1`T`A .com
    ? WA: 082312256064
    ? BBM : D88B0154
    TERIMA KASIH

    ReplyDelete

close
Banner iklan disini