Astaga!! Ketua PP Muhammadiyah Sebut Madrasah Diniyah Hanya Kursus Biasa



WartaIslami ~ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang sekolah 8 jam dan lima hari sekolah. Kebijakan bagi sebagian orang dianggap akan merugikan Pendidikan Diniyah.

Menaggapi hal tersebut, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yunahar Ilyas mengatakan Madrasah Diniyah tidak perlu mengkhawtirkan Permendikbud tersebut. Karena yang namanya Madrasah Diniyah itu dalam sistem pendidikan dikelola oleh Kementerian Agama, serta Madrasah Awaliyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah, dan kegiatan Madrasah tersebut pun belajarnya pagi hingga siang, bukan sore.

“Orang tua tinggal memilih memasukkan anaknya, ke SD, SMP, SMA, atau Madarasah Diniyah, Madrasah Tsanawiyah, atau Madrasah Aliyah,” ungkap Yunahar, Senin (19/6) saat Jumpa Pers di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Lanjut Yunahar, jadi tidak tepat kalau kemudian penolakannya Permendikbud tersebut berdasarkan kekhawatiran Madrasah-Madrasah Diniyah yang belajarnya sore. “Sebenarnya statusnya Madrasah Diniyah itu hanya kursus-kursus saja,” ucapnya.

“Saya kira, janganlah lembaga-lembaga kursus tersebut menyandra pendidikan nasional kita,” tegas Yunahar.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengatakan bahwa problem kita sebenarnya yaitu lemahnya pendidikan karakter, khususnya dalam bidang agama.

“Karena sumber pendidikan sekarang itu tidak hanya disekolah, tetapi di masyarakat,” ungkapnya.



Resource Berita : muslimoderat.net
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Astaga!! Ketua PP Muhammadiyah Sebut Madrasah Diniyah Hanya Kursus Biasa "

Post a Comment

close
Banner iklan disini