Bikin Adem, Ini Komentar Menag Lukman Hakim Soal Sekolah 5 Hari



WartaIslami ~ Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta semua pihak saling menahan diri untuk mengomentari penerapan kebijakan lima hari sekolah. Dia berharap program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi itu tak tak menjadi tambah gaduh.

“Ada baiknya kita mendengar penjelasan yang lebih utuh, penjelasan yang komprehensif dan penjelasan yang menyeluruh dari Kemendikbud,” ujar Lukman kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group), di sela kunjungan acara Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan XI, di Gedung Tegar Beriman, Cibonong, kemarin (13/6).  

Menag meminta semua pihak mendengar terlebih dahulu penjelasan dari kebijakan tersebut untuk menghindari miskomunikasi yang dapat merugikan masyarakat.

“Nanti kan kita tanya, apa yang dimaksud full day school, apa yang dimaksud sekolah lima hari, apakah memang setelah mendengar penjelasan betul-betul merugikan madrasah diniyah kita?” ujarnya.

Atau bahkan sebaliknya. Menurut Menag, bisa saja penerapan kebijakan tersebut malah menguntungkan guru-guru agama di Tanah Air. “Semacam pengakuan bagi madrasah-madrasah diniyah di seluruh Indonesia,” ucapnya. Itu mengingat guru agama akan bertambah jam mengajar dan menjadi salah satu syarat mendapatkan sertifikasi.

Meski demikian, Menag akan memastikan kebijakan tersebut tidak memiliki nilai negatif terhadap para penyelenggara pendidikan diniyah. “Nanti dikaji dulu seperti apa dampaknya,” kata dia.

Sementara menunggu kajian, Menag mengimbau masyarakat tidak melakukan penghakiman dan menyimpulkan terlebih dahulu. “Sebaiknya jajaran Kemendikbud masif menyosialisasikan kebijakan ini agar masyarakat tidak bertanya-tanya dan menimbulkan kesalahpahaman. Mudah-mudahan ada penjelasan yang lebih utuh,” cetusnya.  

Menag menambahkan, bisa jadi kebijakan sekolah selama lima hari tersebut sudah diperhitungkan dan dapat terintegrasi dengan pendidikan diniyah. Secara pribadi, pria yang kini berusia 54 tahun itu menilai full day school bisa digabung dengan pendidikan keagamaan untuk menghabiskan kegiatan belajar mengajar.

“Mungkin, boleh jadi yang penting itu kan sampai sore tidak di hanya sekolah itu (formal). Bisa di sekolah, sisa waktunya belajar di pendidikan diniyah. Jadi pendidikan diniyah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas sekolah itu,” tukasnya. (ded/yuz/JPG)


Resource Berita : jawapos.com
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Bikin Adem, Ini Komentar Menag Lukman Hakim Soal Sekolah 5 Hari"

Post a Comment

close
Banner iklan disini