Ngaku Profesor tapi Tak Beretika, Merokok di Tengah Orang Puasa



WartaIslami ~ Seorang bule merokok di tengah orang puasa jadi perbincangan ramai di media sosial (medsos). Bule tersebut mengaku seorang profesor dan promotor Rinjani. Bule asal Jerman itu merokok di salah kantor pemerintahan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Prilaku bule Jerman tersebut dianggap menganggu dan tidak menghormati umat Islam yang sedang berpuasa.

Seorang wanita bernama Linggauni merekam aksi bule tersebut. Linggauni juga menegur dan meminta bule itu untuk tidak merokok di kantor pemerintahan.

Namun teguran Linggauni tidak dihiraukan. Si bule justru meminta Linggauni untuk bertanya kepada orang-orang di dalam kantor siapa dirinya sesungguhnya.

“Pergi ke dalam, tanya siapa aku,” ucap bule itu dengan suara agak keras, seperti yang terekam dalam video.

“Saya tidak perlu tahu siapa Anda. Yang jelas Anda sedang merokok di sini. Anda mencemari udara,” jawab wanita Linggauni.

Linggauni lantas mengunggah tiga potongan video di akun Instagram miliknya. Dalam video tersebut terlihat perdebatan sengit antara Linggauni dengan si bule.

“Seorang bule asal Jerman mengaku Promotor Rinjani. Dia mengaku seorang profesor tapi tidak punya etika sama sekali. Merokok di dalam kantor pemerintahan, dan merendahkan profesi jurnalis. Untungnya orang Indonesia baik-baik. Kalau kita di negaranya, mungkin kita sudah diseret sana sini,” tulis Linggauni di keterangan video, Selasa (20/6/2017).

“Dia mengusir saya, padahal dia sedang berada di negara saya. Semestinya dia mengikuti aturan dan sopan santun di negara saya. Sebaiknya anda segera pergi ke negara anda, sehingga anda bisa merokok saat orang lain sedang berpuasa, di kantor pemerintahan atau dimanapun anda suka,” tambahnya. Video tersebut dikomentari beberapa netizen. Ada yang membenarkan tindakan Linggauni, tapi ada pula yang terkesan menyalahkan.

“Maaf dia kan merokok di luar trus mba nya knp ga menjauh dari dia, klo dia di ruangan trus merokok itu baru salah hmmm,” komentar @michzefanya.

“@michzefanya mba, itu masih di dalam kantor. Konsep kantornya memang garden office. Itu posisinya di tengah kantor. Bukan soal di dalam atau di luar. Ini masih area kantor pemerintahan, itu yang pertama. Yang kedua, dia sedang berada di daerah dgn mayoritas muslim, Lombok, the best halal destination.
Sudah sepatutnya kami mengingatkan, agar dia tdk merokok di tempat umum selama Ramadhan. Karena bukan hanya dia saja wisatawan di daerah kami. Ketiga, asap rokoknya sangat mengganggu,” jawab Linggauni.

Berikut ini video bule merokok di tengah orang puasa di salah satu kantor pemerintahan di Lombok NTB:





Resource Berita : [GR / psi]
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Ngaku Profesor tapi Tak Beretika, Merokok di Tengah Orang Puasa"

Post a Comment

close
Banner iklan disini