Cerita Tentang Gus Dur, Voorijder, dan Mobil Jenazah di Papua



WartaIslami ~ Sekretaris Jenderal Dewan Presidium Papua Thaha Al-Hamid mengaku sering satu mobil dengan KH Abdurrahman “Gus Dur” Wahid setiap kali Presiden keempat Indonesia itu bertolak ke Papua.

Thaha menceritakan, suatu ketika ia berada dalam satu mobil dengan Gus Dur untuk menghadiri undangan Dewan Adat Papua. Dalam perjalanan itu, Gus Dur dikawal oleh voorijder atau iring-iringan mobil pengawal agar perjalanan tidak terhambat.

Saat melintasi suatu jalan, jelas Thaha, tiba-tiba Gus Dur meminta untuk berhenti dan memerintahkan voorijder untuk berhenti pula.

“Tiba-tiba Gus Dur bilang, perintahkan voorijder berhenti,” kata Thaha menirukan Gus Dur di Graha Gus Dur, Rabu (26/7).

Kemudian, imbuh Thaha, para pengawal itu protes karena prosedur yang ada tidak memperkenankan voorijder tersebut berhenti di tengah jalan seperti itu.

Thaha menambahkan, karena voorijder tidak mau berhenti, maka mereka diminta untuk memperlambat mobilnya.

“Jadi voorijder (iring-iringan pengawal) terpaksa memperlambat (mobilnya), dan tidak lama kemudian mobil ambulan lewat bawa seorang jenazah,” ungkap Thaha.

Setelah mobil jenazah tersebut lewat, lalu rombongan Gus Dur kembali melanjutkan perjalanan dan mempercepat mobilnya sebagaimana sedia kala. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)



Resource Berita : nu.or.id
1 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

1 Response to "Cerita Tentang Gus Dur, Voorijder, dan Mobil Jenazah di Papua"

  1. BONUS 100rb Di bulan AGUSTUS !
    Daftar dan Ambil BONUS nya
    dewasabungayam
    Perlayanan Cepat Dan Ramah
    Support Semua Bank Indonesia
    whats up : 6281377055002
    BBM: D8C363CA (NEW)

    ReplyDelete

close
Banner iklan disini