Hukum Mencuci Najis dengan Mesin Cuci



WartaIslami ~  Perkembangan teknologi memang menghasilkan berbagai penemuan baru termasuk di bidang rumah tangga. Di antara penemuan terbarunya ialah hadirnya mesin cuci tanpa air dan detergen. Namun, sebagai seorang muslim kita tetap harus menghukumi penggunaannya dari sudut pandang hukum Islam karena aturan Islam berlaku dalam semua aktifitas kehidupan manusia termasuk dalam hal mencuci.

Berikut adalah tanya jawab terkait penggunaan mesin cuci dalam Islam yang dijawab oleh KH. M. Shiddiq Al Jawi.

Tanya:

Assalâmu’alaikum…
Saya mau tanya Ustadz tentang mencuci dengan menggunakan type mesin cuci tanpa air dan detergen, tapi menggunakan energi panas dan bebatuan serta sistem magnetik yang diklaim bisa membersihkan kotoran dan menghilangkan kuman. Secara kasat mata, memang pakaian terlihat bersih sama seperti memakai mesin cuci biasa, bahkan terlihat lebih bersih dan harum meski tanpa deterjen, air dan pewangi.

Pertanyaannya bagaimana menurut hukum Islam, apakah mencuci pakaian seperti ini bisa memenuhi ketentuan thaharoh yang syar’i? Lalu bagaimana juga dengan mesin cuci yang memakai air, apakah dengan beberapa kali pembilasan (airnya diganti) pun masih tidak bisa mensucikan Ustadz? Mohon penjelasannya. Terimakasih.

Jawab:

Jika mesin cucinya tanpa air maka dia tidak dapat mensucikan pakaian yang terkena najis. Karena pakaian yang terkena najis hanya menjadi suci jika dicuci dengan air yang suci dan mensucikan. Pakaian yang terkena najis harus dicuci dengan air mengalir, bukan dengan air yang menggenang seperti di mesin cuci. Jika dicuci dengan air menggenang maka air bekas najis akan menjadi air mutannajis dan malah menajiskan, sehingga pakaian yang terkena najis tersebut bagaimana pun tidak dapat menjadi suci dengan menggunakan mesin cuci.

Cara mencuci yang benar adalah pakaian yang terkena najis dicuci dulu di air mengalir, baru setelah suci dimasukkan ke dalam mesin cuci. Kotoran tidak sama dengan najis. Kotoran karena tanah, minyak, tinta dsb itu bukan najis. Jadi pakaian yang terkena kotoran tapi bukan najis bisa langsung dicuci di mesin cuci.
Yang dimaksud najis semisal: madzi, wadi, bekas air seni, bekas tinja, muntah, dsb. Semoga bermanfaat.
Wallâhu A’lam bisshawâb..


Resource Berita : muslimahzone.id
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Hukum Mencuci Najis dengan Mesin Cuci"

Post a Comment

close
Banner iklan disini