Tiga Syarat Utama Supaya Pesantren Bertahan



WartaIslami ~ Tidak mudah mendirikan pondok pesantren. Lebih tidak mudah lagi untuk menjaga dan meneruskannya agar terus berjalan sebagai tempat pendidikan ilmu-ilmu agama. Menurut pengasuh Pondok Pesantren Al-Huda Boyolali KH Habib Ihsanuddin untuk mempertahankan pesantren, seorang kiai harus harus ikhlas.

Menurut dia, ikhlas itu adalah paling pokok dan tertinggi. Ketika seorang kiai  mendirikan pondok pesantren, ia harus betul-betul bersumber dari niat lubuk hatiagar umat Islam bisa paham terhadap agama.

“Pertama kiai itu harus ikhlas,” katanya ketika ditemui di kediamannya di kompleks Pesantren Al-Huda, (1/7) lalu.  

Kedua, menurut dia, kiai itu harus istiqomah di dalam mengajar. Soal istiqomah, Kiai Habib mencontohkan seperti ayam mengerami telur-telurnya agar menetas.

“Kalau ayam itu dikerami, tidak istiqomah, sering ditinggal pergi, ya tidak akan jadi, tidak akan menghasilkan kutuk yang sangat baik, bahasa Jawanya kemelekeren atau gagal. Pondok juga sama,” jelasnya.

Ia menambahkan, kiai juga harus memperlakukan pondok pesantren pada posisi nomor satu.

“Kalau dinomorduakan banyak sekali, seorang kiai punya pondok pesantren merangkap menjadi anggota DPR, ini akhirnya pondoknya yang akan kalah, jika dinomorduakan,” katanya.

Ia mengaku telah 53 tahun membina anak-anak dari nol. Ia mempelajari apa-apa yang terjadi di pesantrennya. Ketika ia tinggal pergi untuk beberapa waktu, anak-anak dan santri sudah bimbang tidak karu-karuan.

“Jadi harus ikhlas, istiqomah, tabah, tiga itulah yang menjadi sayarat untuk mempertahankan pesantren,” katanya. (Abdullah Alawi)


Resource Berita : nu.or.id
1 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

1 Response to "Tiga Syarat Utama Supaya Pesantren Bertahan"

close
Banner iklan disini