Kesan Almaghfurlah KH. Abdul Aziz Mansyur Tentang Kakeknya KH. Abdul Karim



WartaIslami ~ Saat masih kecil pada suatu hari saya diajak oleh ibu ke Lirboyo lantas biasanya saudara-saudara saya Kiai Idris, Kiai Anwar, Kiai Maksum dan lainnya berkumpul sambil bermain bersama hingga kami tertidur di tempat tidurnya Mbah Kiai Manab. Mbah Kiai Manab tidurnya di atas amben yang terbuat dari bambu dengan kasurnya yang jelek dan sangat tipis.

Saat semua tertidur di situ Mbah Kiai Manab sedang mengaji di masjid biasanya beliau baru pulang dari masjid jam 24.00 WIB. Saya teringat saat beliau masuk rumah menutup pintu sampai terdengar suara jegrek, begitu mendengar suara itu saya terbangun, Mbah Manab bertanya,

"lho le, kok durung turu" (lho nak kok belum tidur). "Nggih Mbah, kebribrenan jenengan ngilep lawang" (Iya Mbah, saya kaget mendengar pintu ditutup), jawab saya.
"wes, turu o maneh" (sudah tidur lagi), perintah Mbah Manab.

Sebelum memejamkan mata saya lihat ternyata beliau tidak langsung tidur melainkan pergi ke kamar mandi terlebih dahulu. Saya menyangka setelah itu beliau akan tidur, akan tetapi setelah saya bangun dari tidur ternyata beliau masih sholat malam. Lama sekali beliau sholat, saya tidur lagi lantas bangun lagi, saya lihat Mbah Kiai masih saja sholat malam hingga menjelang Subuh.

Lalu beliau ketiduran di tempat itu sambil duduk kira-kira 15 menit sampai setengah jam lamanya itu. Sudah menjadi kebiasaan beliau setiap harinya. Oleh karena itu seringkali saya bertanya kepada Ibu:

"Mak, mak, embah niku lak bengi kok mboten nate sare. Nopo mboten ngantuk?" (Bu, bu, kakek itu kalau malam kok tidak pernah tidur malam, apa tidak mengantuk).

Ibu saya menjawab: "Yo iku le, mbah mu rumongso dititipi anake wong pirang-pirang. Dunga neng Gusti Allah, njaluk supoyo anak seng dititipne dadi wong seng apik-apik", ( ya itulah Nak, kakekmu itu merasa dititipi putra-putranya orang lain beliau memohon kepada Allah agar santri yang dititipkan itu menjadi manusia yang berguna), hanya itu jawab ibu saya.



Resource Berita : dutaislam.com
2 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

2 Responses to "Kesan Almaghfurlah KH. Abdul Aziz Mansyur Tentang Kakeknya KH. Abdul Karim"

  1. Yuk untuk kalian yang mempunyai jiwa bermain poker dan ingin mendapatkan tambahan sampingan
    Langsung aja yuk daftarkan diri anda dengan mengklik link Disini
    Banyak banget loh promo dan fitur fitur terbaru yang kami siapkan demi kenyamanan member kami
    Dengan Proses Deposit dan WD tercepat terpercaya menjadikan kami sebagai Agen POKERAYAM Terbesar di Indonesia
    Kami memberikan promo menarik loh selama Bulan Agustus Freechip 10% demi menyambut kemerdekaan HUT RI ke-72
    Refferal 15% Seumur Hidup Kalian so ajak teman kalian sebanyak-banyaknya untuk bermain
    Keberuntungan berlimpah bermain di pokerayam(titik)com
    info keberuntungan lebih lanjut bbm : D8E5205A
    Capsa Susun
    Bandar Ceme
    Live Poker
    Texas Poker
    Domino QQ
    Ceme Keliling
    Poker Terbaik

    ReplyDelete
  2. Yuk Gabung Bersama Kami Sekarang Dengan Berbagai Macam Bonus Menarik Seperti:
    -Bonus 10% untuk Member Baru
    -Bonus Referal 10%
    -Bonus CashBack 10%
    BOLA, SABUNG AYAM, TOGEL, KASINO, GREENDRAGON
    Dengan Pelayanan Terbaik, Costumer Servis Yang Ramah Dan Profesional, Dan Siap Melayani Anda 24 Jam NonStop Setiap Hari.
    whats up : 6281377055002
    BBM: D8C363CA (NEW)

    ReplyDelete

close
Banner iklan disini