Masjid Datuk Singorojo di Desa Kerso Jepara dan Sumur Tua Yang Dipercaya Membawa Berkah



WartaIslami ~ Masjid bersejarah peninggalan Datuk Singorojo tak hanya Masjid Ampel di Desa Troso, Pecangaan. Sebelum menyebarkan agama islam dan tinggal di wilayah troso, Datu Singaraja tinggal dan juga membuat masjid di Desa Kerso, Kedung, Tahunan, Jepara. Masjid itu kini dikenal Masjid Datuk Singorojo.

Masjid Datuk Singorojo di Desa Kerso, Kedung, Jepara mengalami perubahan karena beberapa kali direnovasi. Masjid terlihat megad dengan dua menara menjulang tinggi di sisi kiri dan kanan. Di antara dua menara itu, terdapat dua kubah warna biru berjejer lurus dengan serambi masjid. Kubah utama kecil di bagian tengah, sejajar dengan ruang utama masjid.

Luas masjid Datuk Singorojo kini sekitar 25x25 meter. Meliputi ruang utama, serambi depan, dan serambi lebar di bagian kanan. Di bagian kiri terdapat serambi kecil yang menghubungkan masjid dengan tempat wudhu.

Dari depan, masjid Datu Singorojo tampak megah dengan arsitektur modern. Namun, kemegahan itu tidak terlihat ketika memasuki ruang utama masjid. Sebaliknya, di ruang utama terlihat sederhana. Tembok biasa. Tak ada ukiran atau pernak-pernik modern untuk mempercantik masjid.

Masjid memiliki empat cagak di ruang utama. Tiga ruang tempat imam, dua tempat mimbar shalat tanpak sederhana di bagian depan. Empat cagak dan tempat imam berlapis keramik warna biru kombinasi putih.

Menurut Nadlir Masjid Datu Singorojo, Sholli, ruang utama masjid masih asli peninggalan Datuk Singorojo. Termasuk empat cagak di ruang utama. Di dalam empat cagak berlapis keramik itu terdapat kayu yang merupakan cagak asli masjid.

”Cagak kayu dibiarkan untuk menjaga keaslian bangunan. Hanya saja ditutupi setelah direnvasi,” katanya.

Selain cagak masjid, satu ruang tempat imam shalat di bagian depan juga masih asli. Selain itu, kayu saka untuk atap masjid dan tembok bagian dalam juga asli. Termasuk kubah kecil mirip botol masih tertancap di atas masjid. Namun, kubah itu kini ditutup dengan kubah lain yang lebih besar. ”Kubah asli terbuat dari perak. Waktu belum ditutup kelihatan berkilau meskpiun dari jauh,” katanya.

Masjid Datuk Singorojo sudah direnovasi beberapa kali. Sebelum direnovasi masjid berukurkan sekitar 14x14 meter. Kini masjid diperluas jadi 25x25 meter. Sholli mengatakan, renovasi pertama sekitar 1960. Tembok utama yang semula tebal dikepras kemudian dilapisi semen lagi. Selain itu, kotruksi juga dipertinggi. ”Temboknya dulu tebal pakai gamping,” katanya.

Perbaikan  juga dilakukan pada puncak atau kubah masjid. Kubah asli sebentuk botol ditutup. ”Saat itu gentengnya juga diganti,” katanya.

Sholli mengatakan, pada 1960 belum dilaakukan perluasan. Perluasan baru dilakukan pada renovasi kedua yaitu Tahun 1985. Saat itu memperluas serambi di bagian utara dan serambi depan. ”Renovasi besar-besar pada Tahun 2007. Bagian depan dicor dan diberi pintu baru. Awalnya hanya tiga pintu di kirin, kakan dan depan. Kemdian ditambah satu pintu lagi di bagian kanan karena dijadikan tempat jaaam untuk perempuan,” katanya.

Sholli mengatakan, sisa-sisa kayu asli setelah direnovasi kini masih ada di belakang masjid. Kayu itu tidak ada yang berani menggunakan. Sebab, pernah kejadian, warga yang menggunaan kayu itu sembarangan langsung sakit.

Sholli menjelaskan masjid itu merupakan peninggalan Datuk Singorojo. Masjid dibangun lebih dahulu dibandingkan masjid Datuk Ampel di Desa Troso Pecangaan. Masjid dibangun Datuk Singorojo, Datuk Sikarangkang, dan Mbah Sofin.

”Datuk Singorojo perantau dari Bali yang menyebarkan Islam ke sini (Desa Kerso, Red). Datuk Sikangkrang tidak ada yang tahu dari mana. Hanya dia dulunya dikenal wali dan penjual kerang. Namanya aslinya juga tidak ada yang menyebut. Kalau Mbah Sopin memang penduduk Kerso asli,” katanya.

Sumur Peninggalan Datuk Dipercaya Bawa Berkah
Peninggalan Datuk Singorojo di Desa Kerso, Kedung, Jepara, disamping masjid yang diberi nama Masjid Datuk Singorojo ialah sumur. Air sumur itu kini tak digunakan untuk berwudlu atau mandi. Air sumur peninggalan wali itu dipercaya membawa berkah. Banyak orang mengambilnya karena hajat tertentu.


Sumur peninggalan Datuk Singorojo itu mulanya terdapat di sebelah utara masjid. Berdampingan dengan kulah. Karena masjid diperluas, sumur itu kini akhirnya berada di dalam masjid. Tepatnya di sebelah utara ruang utama atau tempat jamaah perempuan.

Sumur sedalam 12 meter dengan kedaman air 10 meter. Sumur ditutup kayu lebar. Sewaktu-waktu bisa dibuka jika airnya ada yang membutuhkan.

Nadlir Masjid Datu Singorojo Sholli mengatakan, sumur itu asli peninggalan Datuk Singorojo pendiri masjid. Sumur masih dibiarkan alami. Tanpa diberi mesin pompa air. Jika butuh air sumur, diambil menggunakan timba.

”Air tidak digunakan untuk berwudu atau mandi. Hanya untuk orang-orang yang membutuhkan dan minta air,” katanya.

Sholli mengatakan, banyak orang percaya air di dalam sumur itu membawa berkah. Banyak juga masyarakat dari luar kota seperti Demak, Semarang, dan Salatiga datang untuk meminta air.

”Ada yang punya hajat,  minta wasilah Datuk Singorojo melaui ari tersebut. Air juga  jadi obat. Ada yang bilang mau melahirkan sulit setelah menim air sumur jadinya gampang,” katanya.

Sumur tersebut, kata Sholli, merupakan sumur ajaib. Kejadian di luar akal pernah terjadi sekitar 25 tahun lalu. Waktu air sumur tanpak seperti mau habis. Kemudian ada rencana mau dikeruk agar air kembali lancar.

”Ada yang sudah masuk ke dalam sumur. Tapi tidak berani mengeruk. Karena begitu menginjak bagian bawah sumur ternyata buminya berubah seperti goyang. Akhirnya keluar dan tidak jadi dikeruk. Tapi sampai sekarang air tetao lancar,” katanya

Kejadian di luar akan juga terjadi pada pohon aren di belakang masjid. Kini pohon aren itu sudah tidak ada karena diduga kuat berpindah tempat ke kawasan makan Datuk Singorojo di Mayong.

”Pohon aren itu di sini jadi tempat buang berak di bawahnya. Namun, tiba-tiba pohon itu menghilang.Ternyata ditemukan di kawasan makam datuk di Mayong,” ujarnya


Resource Berita : dutaislam.com
3 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

3 Responses to "Masjid Datuk Singorojo di Desa Kerso Jepara dan Sumur Tua Yang Dipercaya Membawa Berkah"

  1. Banyak Yang Ga Percaya Kalo ID303 Bisa Membantu Mengubah Kehidupan anda
    Anda Bisa Dapatkan PULUHAN JUTA RUPIAH!!! Selain itu Juga Menyediakan Berbagai Promo Bonus 7X Win Berturut-turut ( Sabung Ayam )
    Bonus Freebet Sampai Dengan Rp.100.000,-
    Bonus Deposit Hingga Rp.5.000.000,-
    Bonus Member Baru 10 %
    dan lain lain .
    pengen tau info lebih lanjut hub langsung
    BBM : 7B3130BF - whatsapp : +6281326993756

    ReplyDelete
  2. Dapatkan BONUS 100RB
    BONUS CASHBACK TERTINGGI s/d 10%
    Pembayaran AMAN dan TERJAMIN! SIAP BAYAR BERAPAPUN!
    Info Lebih Lanjut Hubungi :
    Bolavita. co / 855sm. net
    BBM : D8C363CA
    WA : 0813-7705-5002

    ReplyDelete
  3. Disini aku mau Sharing aja ya
    Banyak temen aku yang tercukupi kebutuhannya tanpa kerja
    Caranya bagaimana?? hanya mengeluarkan 10 ribu
    untuk bermain di www. pokerayam .com hanya hitungan menit saja
    ratusan hingga jutaan pun didapat dikarenakan pokerayam
    selalu memberikan promo dan keberuntungan kepada member setianya
    banyak promo dan hadiah menarik yang akan update disetiap saat
    yuk silahkan bergabung pada pokerayam jangan lewatkan
    MODAL 10 ribu MENJADI 1 JUTA
    info keberuntungan lebih lanjut bbm : D8C0B757
    Capsa Susun
    Bandar Ceme
    Live Poker
    Texas Poker
    Domino QQ
    Ceme Keliling
    Poker Terbaik

    ReplyDelete

close
Banner iklan disini