Sejak 1963, Muslim Myanmar Dilarang Berpendidikan Tinggi Oleh Pemerintah



WartaIslami ~  Krisis kemanusiaan yang dialami etnis minoritas Rohingya, Myanmar telah dialami bertahun-tahun.

Mereka bahkan tidak dianggap sebagai warga negara Burma.

Baru-baru ini etnis Rohingya terpaksa melarikan diri ke negara tetangga, Bangladesh untuk menyelamatkan diri dari kekejaman militer.

“Rohingya hanya dianggap sebagai warga Burma (Myanmar) hingga 1978,” kata Direktur Eksekutif Burma Human Rights Network, Kyaw Win pada konferensi internasional bertajuk “Peran Pemuda Aceh dalam Memahami dan Menanggulangi Krisis Kemanusiaan Minoritas Muslim Myanmar" di Aula Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (12/9/2017).

Dia menjelaskan pada 1963 militer Myanmar menerapkan strategi objektif di mana orang muslim tidak boleh menjadi militer, polisi, politisi, anggota parlemen, mempunyai pendidikan tinggi, dan tidak boleh menjadi pembisnis.

Mereka, katanya, takut muslim berkuasa di negara yang kaya akan sumber daya alamnya tersebut.
“Sistematik yang kedua dilakukan dengan cara menghabiskan pendidikan di wilayah tersebut dengan memberikan kualitas pendidikan yang sangat rendah. Padahal Rakhine adalah daerah yang sangat kaya dengan sumber daya alam nya tapi warganya sangat miskin di Burma,” katanya dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh Shadia Marhaban.

Tidak hanya kemiskinan, kondisi kesehatan di tempat tinggal etnis Rohingya, di Rakhine, juga yang paling parah di wilayah Burma.

Kondisi yangg sangat rawan sekarang adalah perempuan dan anak-anak.

“Dan yang paling buruknya lagi, militer mengurangi nutrisi dari makanan untuk warga Rakhien. Saya boleh katakan tentera di Burma lebih pintar daripada Nazi,” ujar dia.

Dikatakannya, di negara bagian Rakhine tidak hanya berpenduduk muslim, tapi juga Budha.

Militer memprovokasi umat Budha dengan mengatakan kemiskinan disebabkan oleh orang muslim.

“Kebodohan dan kemiskinan disalahkan oleh orang Budha karena orang muslim. Dan yang mengarahkan orang Budha marah kepada orang muslim adalah militer,” pungkasnya.(*)



Resource Berita : muslimoderat.net
2 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

2 Responses to "Sejak 1963, Muslim Myanmar Dilarang Berpendidikan Tinggi Oleh Pemerintah "

  1. Dapatkan BONUS 100RB
    BONUS CASHBACK TERTINGGI s/d 10%
    Pembayaran AMAN dan TERJAMIN! SIAP BAYAR BERAPAPUN!
    Info Lebih Lanjut Hubungi :
    Bolavita. co / 855sm. net
    BBM : D8C363CA
    WA : 0813-7705-5002

    ReplyDelete
  2. Disini aku mau Sharing aja ya
    Banyak temen aku yang tercukupi kebutuhannya tanpa kerja
    Caranya bagaimana?? hanya mengeluarkan 10 ribu
    untuk bermain di www. pokerayam .com hanya hitungan menit saja
    ratusan hingga jutaan pun didapat dikarenakan pokerayam
    selalu memberikan promo dan keberuntungan kepada member setianya
    banyak promo dan hadiah menarik yang akan update disetiap saat
    yuk silahkan bergabung pada pokerayam jangan lewatkan
    MODAL 10 ribu MENJADI 1 JUTA
    info keberuntungan lebih lanjut bbm : D8C0B757
    Capsa Susun
    Bandar Ceme
    Live Poker
    Texas Poker
    Domino QQ
    Ceme Keliling
    Poker Terbaik

    ReplyDelete

close
Banner iklan disini