Kesenian Media Dakwah Wali Songo



WartaIslami ~  Wali Songo merupakan para tokoh penting dalam proses Islamisasi di tanah Jawa. Kesuksesan dakwah tersebut tak terlepas dari kepiawaian membaca situasi kondisi demografi masyarakat setempat agar lancar manjalankan siyasah dan strategi dakwah. 

Selama perjuangannya menyebarkan ajaran Islam, Wali Songo, terutama Sunan Bonang, selalu memasukkan unsur permainan dan kesenian yang tidak membuat masyarakat jenuh. 

Unsur-unsur permainan dan kesenian yang dibawakan Wali Songo memang sederhana. Namun, memiliki nilai dan arti yang serat dengan pesan moral dan etika syar'i yang memiliki multidimensi, baik spiritual maupun sosial. 

Kesenian, semisal wayang, gamelan, suluk, dan jelungan, misalnya, pada akhirnya menjadi defusi penyebaran kebudayaan yang diterima dengan cepat oleh masyarakat setempat. Berikut sejumlah kesenian yang menjadi penopang dakwah Wali Songo: 

Seni Suluk

Suluk merupakan salah satu jenis karangan tasawuf yang dikenal dalam masyarakat modern adalah karya sastra. Cara membaca karya ini memang tidak seperti membaca karya seni tulis lainnya. Pembacaan suluk harus menggunakan nada atau emosi yang nadanya naik turun. 

Karya seni suluk ini dipopulerkan oleh Sunan Bonang ketika berdakwah pada abad ke-15. Salah satunya adalah Suluk Wijil yang dipengaruhi kitab as-Shidiq karya Abu Said al-Khayr.

Wayang dan Gamelan  

Selain suluk, seni pewayangan dan gamelan juga media yang digunakan Sunan Bonang dalam berdakwah. Musik gamelan yang terdiri atas alat musik, seperti demung, gong, kenong, slentem, bonang, peking, gender, dan beberapa instrumen lainnya saling bersautan dengan membentuk sebuah nada pentatonis. Sekarang gamelan yang alatnya kebanyakan terbuat dari bahan logam ini sering dipentaskan masyarakat Jawa ketika ada acara khitanan atau pernikahan. 

Jelungan

Meski tidak ada relevansinya dengan unsur dakwah, jelungan sangat membantu Wali Songo, dalam hal ini Sunan Giri, dalam mendekati masyarakat setempat sebelum menyampaikan ajaran Islam atau berdakwah, di samping jamuran dan cublek suweng. 

Prinsip permainan jelungan adalah pemenang bersembunyi, sementara pemain kalah atau berusaha mencari pemain lain tanpa harus meninggalkan terlalu jauh di pangkalan atau bahan pohon yang sudah ditentukan sebagai tempat bermain. Filosofinya, seorang yang sedang berpegang teguh pada tauhid Islam, ia akan selamat dari ajakan setan atau iblis yang dilambangkan sebagai pemburu.


Resource Berita : republika.co.id
3 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

3 Responses to "Kesenian Media Dakwah Wali Songo"

  1. Ingin mendapatkan penghasilan lebih?
    yuk join bersama www.fifapoker.com
    dengan minimal depo hanya 10rb dan proses cepat 3 menit!
    tunggu apa lagi segera join bersama kami !!

    Contact:
    BBM: DDE3FC42
    Whatsapp: 081326993756

    ReplyDelete
  2. Punya Hp atau Laptop? Ingin Coba Permainan Seru?
    Hanya dengan Modal 50rb Rupiah dan Rasakan Permainan Casino|Sports|Togel|Sabung Ayam|Tangkas
    Mainkan Game Seru bersama kami di website terpercaya kami :
    BolaVita. net / sabungayam.top / dewasabungayam. com
    b-o-l-a-v-i-t-a
    -Bonus 10% untuk Member Baru
    -Bonus Referal 10%
    -Bonus CashBack Hingga 10%
    Pelayanan Terbaik dan Profesional, Proses Depo dan WD tercepat
    Info lebih lanjut :
    whats up : 6281377055002
    BBM: D8C363CA (NEW)
    Line : cs_bolavita

    ReplyDelete
  3. Yuk bergabung bersama kami di www.fifapoker.com
    dengam minimal deposit hanya 10rb dan wd minimal 25rb kalian sudah bisa main banyak permainan :)
    dengan proses cepat serta pelayanan terbaik dari cs kami :)
    tunggu apa lagi segera bergabung bersama kami sekarang :)

    Contact:
    BBM: DDE3FC42
    Whatsapp: 081326993756

    ReplyDelete

close
Banner iklan disini