Ulama yang Sujud Syukur setelah Disiram Sebaskom Debu



WartaIslami ~ Dalam sebuah kesempatan, beliau dipermainkan oleh sosok yang mengundangnya untuk makan. Yang mengundang hanya ingin menguji; seberapa sabarnya ulama ini? Benarkah ia layak dijuluki sebagai ulama.

Kejadiannya, saat beliau sudah tiba di halaman rumah si pengundang, tuan rumah berkata lantang, “Maaf, Kiyai. Makanan sudah habis. Anda pulang saja.” Tak mengeluarkan sekata pun, beliau langsung balik kanan, pulang ke rumahnya.

Baru beranjak beberapa langkah, tuan rumah kembali mengundangnya dengan berteriak. Rupanya, sang ulama tetap mendatanginya. Padahal, baru saja ‘diusir’. Saat jaraknya lebih dekat ke rumah dengan jarak kedatangannya yang pertama, tuan rumah kembali berseru lantang, “Duh, maaf banget, Kiyai. Saya kira tadi masih ada. Rupanya salah lihat. Makanan sudah habis. Aku urung mengundangmu.”

Seperti yang pertama, beliau langsung membalik arah, pulang dengan tidak mengatakan apa pun. Lalu, ketika ulama ini hendak hilang dari pandangannya, tuan rumah pun mengejarnya. Akunya menjelaskan, “Maaf, Kiyai. Saya minta maaf. Saya hanya hendak mengujimu. Dan, benarlah bahwa Tuan termasuk ulama yang amat sabar.”

Mengejutkan, ulama kharismatik ini berkata, “Aku tak lebih mulia dari seekor anjing yang datang ketika dipanggil, dan pergi saat diusir.” Beliau pun berlalu, tanpa merasa bangga lantaran dipuji oleh sosok yang mengundangnya itu.

Dalam kesempatan lain, beliau malah turun dari tunggangannya saat disiram debu sepenuh baskom dari atas sebuah rumah bertingkat, kemudian melakukan sujud syukur. Setelahnya, beliau berlalu seperti tidak pernah terjadi apa-apa.

Heran melihat tingkahnya, sahabat yang membersamainya pun bertanya, “Harusnya Anda marah, Kiyai. Kok malah sujud syukur?”

“Orang yang hanya mendapatkan siraman sebaskom debu padahal layak baginya mendapatkan siraman api neraka sebagai hukuman tidaklah pantas untuk marah-marah!”

Kisah-kisah keteladanan sejenis ini haruslah kita perbanyak, kemudian berupaya sungguh-sungguh untuk mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, dengan akhlak mulialah hidup kita akan bahagia di dunia dan akhirat.

Beliau yang mulia akhlaknya dalam kisah di atas adalah Abu ‘Utsman al-Hijry yang dikisahkan oleh Imam al-Ghazali dalam bukunya Mengobati Penyakit Hati Membentuk Akhlak Mulia.


Resource Berita : kisahikmah.com
3 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

3 Responses to "Ulama yang Sujud Syukur setelah Disiram Sebaskom Debu"

  1. Anda Pemain Yang Handal? Punya Nyali Besar?
    BOLAVITA. ORG Menawarkan
    Permainan Judi Online Yang Cocok Untuk Pemain Handal
    daftar sekarang juga dan Ajak Teman Anda Bergabung
    Dapatkan BONUS SEUMUR HIDUP!
    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    Line : cs_bolavita
    wechat : bolavita
    whats up : 6281377055002
    BBM: D8C363CA (NEW)

    ReplyDelete
  2. POKERVITA Membagikan Kado Freechip Khusus Menyambut Hari Natal Dana Tahun Baru Untuk Anda Semuanya Bonus Freechip 50k
    BBM: D88B0154
    WA: 082312256064

    ReplyDelete
  3. Menentukan agen judi online yang terbaik, Memilih jenis permainan yang dikuasai, Memahami aturan yang berlaku, Membawa modal sedikit, Bermain dengan tenang, Berhenti jika mendapatkan kemenangan.
    Untuk mengetahui lebih jelas anda bisa hubungi kami di sini https://goo.gl/oZAZax
    Silakan Hubungi Kami Untuk Mengetahui Kelanjutan Permainan judi bagi pemain pemula di :
    HP: +6281377055002
    BBM: D1A1E6DF
    YM: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS)
    WECHAT ID: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS)
    Your Reliable Betting Agent

    ReplyDelete

close
Banner iklan disini