Bolehkah Menambah Bacaan dalam Shalat?



WartaIslami ~ Shalat merupakan ibada mahdhoh yang pelaknsaanya dicontohkan langsung oleh Rasulullah. Ini terekam dalam sebuah hadis shahih yang diriwayatkan Imam Bukhori: "Salatlah kalian seperti apa yang kamu lihat dariku saat aku salat" (HR al-Bukhari)

Lantas bagaimana hukum menambah bacaan di dalam shalat?

Jawaban:

- Kita tahu doa Qunut yang dibaca Rasulullah adalah pendek. Yakni, Allahumma ihdini dan seterusnya. Tapi kemudian ada Qunut Umar yang lebih panjang (riwayat Ibnu Abi Syaibah dan Abdurrazzaq. Mufti Saudi menilai sahih)

- Kita juga tahu bahwa Syahadat di dalam salat ternyata diberi tambahan oleh sahabat Ibnu Umar:

 أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ قَالَ ابْنُ عُمَرَ زِدْتُ فِيهَا وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ (رواه أبو داود 826)

"Dalam kalimat Syahadat (tahiyat) salat, Ibnu Umar berkata: Saya tambahkan bacaan Wahdahu la syarika lahu dan Abduhu wa Rasuluhu" (Abu Dawud 826). Dinilai shahih oleh ulama Salafi syekh Albani.

- Dalam sebuah hadis ketika Sahabat bermakmum kepada Nabi menambahkan bacaan:

ربنا ولك الحمد حمدا كثيرا طيبا مباركا فيه

Lalu Nabi memuji bacaan tersebut (HR al-Bukhari). Padahal Sahabat tersebut tidak diperintahkan oleh Nabi.

Dari hadis ini Amirul Mu'minin fil hadis al-Hafidz Ibnu Hajar berkata:

وَاسْتُدِلَّ بِهِ عَلَى جَوَازِ إِحْدَاثِ ذِكْرٍ فِي الصَّلاَةِ غَيْرِ مَأْثُوْرٍ إِذَا كَانَ غَيْرَ مُخَالِفٍ لِلْمَأْثُوْرِ (فتح الباري لابن حجر)

"Hadis ini dijadikan dalil diperbolehkannya memperbaharui dzikir di dalam salat yang tidak diajarkan oleh Rasulullah selama dzikir tersebut tidak bertentangan dengan ajaran Rasulullah" (Fathul Bari 2/287)

- Kita tahu nabi tidak pernah melakukan doa khatam Quran di dalam salat. Tapi di Makkah hingga saat ini doa khatam Quran di akhir Ramadlan hampir 20 menit saat Witir Ramadlan. Dan Mufti Saudi Syaikh Bin Baz memfatwakan boleh.

Dari ijtihad para sahabat dan ulama menunjukkan bahwa menambah bacaan di dalam salat adalah boleh. Termasuk 3 madzhab dari generasi akhir membolehkan menambah "Sayidina" dalam shalat.


Resource Berita : dutaislam.com
3 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

3 Responses to "Bolehkah Menambah Bacaan dalam Shalat?"

  1. Bonus PROMO Natal 2017 Dan Tahun Baru 2018 ,freebet untuk member setia kami :)
    Deposit 100 ribu dapat 50 ribu hanya ada di POKERVITA.COM
    dan bisa di klaim setiap harinya sebanyak 1 kali deposit
    promo ini berlaku mulai tanggal 1 Desember 2017 - 1 Januari 2017
    tunggu apa lagi segera bergabung bersama kami :)

    Contact kami:
    LIVECHAT P`0`K`E`R`V`1`T`A .com
    BBM : D88B0154

    ReplyDelete
  2. Dapatkan FREECHIP sebesar Rp. 50.000 Hanya 100 Orang Pertama!
    Segera Daftar dan Hubungi kami Di :
    855sm. com / bolavita. org / Bolavita. Net
    Bonus Cahsback 10% dan Bonus Harian 5% Cuma ada di Bola vita
    Pelayanan Terbaik, Costumer Servis Yang Ramah Dan Profesional
    Menang Berapapun Langsung Bayar!
    wechat : bolavita
    whats up : 6281377055002
    BBM: D8C363CA (NEW)

    ReplyDelete
  3. Bergabung pada agen perjudian sabung ayam terpercaya, Melakukan sebuah pendaftaran, Memahami aturan permainan sabung ayam online, Memiliki sejumlah modal taruhan yang cukup
    Untuk mengetahui info lebih lanjut anda bisa datang / hubungi Customer kami untuk bertanya persyaratan nya dan kami siap melayani anda sangat cepat.
    https://goo.gl/LYnd8w
    HP: +6281377055002
    BBM: D1A1E6DF
    YM: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS)
    WECHAT ID: BOL-A-V-ITA (GARIS NYA DI HAPUS)
    Terima Kasih Atas Kunjunganya...

    ReplyDelete

close
Banner iklan disini